Ajak Generasi Muda Sebarkan Literasi di Media Sosial, Pemkab Inhu Taja Lomba Video
Acara ini diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Inhu ini mengusung tema "Perkembangan Perpustakaan, Budaya Baca, dan Literasi Indonesia". DOK PEMKAB INHU/FS
INHU (DPPR) – Memberikan peluang pelajar, masyarakat umum, komunitas dan konten kreator untuk berkreatifitas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) secara resmi menaja dan membuka kegiatan Pembekalan Lomba Video Konten Literasi Tingkat Umum se-Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2026 yang berlangsung Selasa (21/07/2026).
Acara yang diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Inhu ini mengusung tema "Perkembangan Perpustakaan, Budaya Baca, dan Literasi Indonesia".
Bupati Inhu yang dibacakan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Venisa Dwipa Sari menyampaikan bahwa di era digital saat ini, makna literasi telah berkembang pesat dan tidak lagi sebatas aktivitas membaca buku secara konvensional.
Literasi kini mencakup kecakapan dalam memahami, mengolah, hingga menyebarkan informasi yang bermanfaat melalui media audio-visual yang kreatif.
"Melalui karya visual yang kreatif dan edukatif, kita dapat mengubah pandangan bahwa literasi itu membosankan menjadi sebuah pengalaman belajar yang menyenangkan dan relevan dengan gaya hidup masa kini. Kreativitas yang dituangkan dalam bentuk audio visual memiliki kekuatan untuk menyentuh hati dan pikiran generasi," ujarnya.
Bupati juga menyoroti fenomena kuatnya dampak konten digital yang masuk ke halaman utama atau menjadi viral di media sosial yang disebut dengan FYP. Menurutnya, kekuatan perhatian massal di dunia digital dapat dimanfaatkan secara positif untuk mendorong tindakan nyata dari berbagai pihak.
"Jika konten tentang literasi bisa viral, perhatian massal di media sosial bisa mendorong pemerintah, legislatif, lembaga pendidikan, hingga masyarakat untuk segera bertindak nyata mengambil bagian dalam gerakan literasi dan membangun ekosistem literasi yang kuat," cakapnya.
Melalui ajang ini, Pemkab Inhu berkomitmen mencetak kreator-kreator muda yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga mampu memproduksi konten yang berbobot, mengedukasi, serta mempromosikan nilai-nilai kebaikan, minat baca, dan budaya lokal.
Generasi muda didorong untuk bertransformasi dari sekadar konsumen informasi menjadi produsen konten positif.
Kegiatan pembekalan ini menghadirkan tiga narasumber berpengalaman, yakni Aditya Ramadhan, Yeni Maulina, S.Pd., dan Olivia Yolanda Fransiska, S.Mat., turut hadir dalam pembukaan acara tersebut Kepala Diskominfotik Inhu Ergusfian, S.Sos, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Inhu, perwakilan Camat Rengat, serta para peserta lomba. (MNA/SP)








