SPMB 2026 Dimulai, Dewandik Riau Koordinasi dengan Dinas Pendidikan Riau
Guna memaksimalkan SPMB 2026 ini, Dewan Pendidikan (Dewandik) Provinsi Riau melakukan pertemuan dan audensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Riau Erisman Yahya, Selasa (9/6/2026) di Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru. DOK DEWANDIK RIAU/FS
PEKANBARU (DPPR) – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Riau resmi dimulai sejak 8 Juni. Berbagai persiapan, baik aplikasi, panitia pelaksana, website resmi SPMB juga sudah bisa diakses masyarakat luas.
Guna memaksimalkan SPMB 2026 ini, Dewan Pendidikan (Dewandik) Provinsi Riau melakukan pertemuan dan audensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Riau Erisman Yahya, Selasa (9/6/2026) di Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru.
Beberapa anggota Dewandik Riau yang ikut dalam pertemuan itu antara lain Syafrudin, Martius Busti, Fauzan dan Fithriady Syam. Kadisdik Riau menyambut baik adanya koordinasi ini, guna suksesnya SPMB di tahun ini.
Kepada media Wakil Ketua Dewandik Riau Syafrudin menyebutkan pertemuan ini dilakukan guna berkoordinasi tentang SPMB 2026 yang kini sedang berjalan.
‘’Dewandik akan memantau pelaksanaan SPMB 2026 di beberapa daerah. Ini juga dilakukan di tahun sebelumnya. Kita bertemu dan mengingatkan beberapa kejadian di tahun sebelumnya tidak terjadi lagi. Misalnya kuota yang berlebih, akses ke portal SPMB yang harus terjaga dan optimalisasi di beberapa daerah yang peminat beberapa SMK yang terus berkurang,’’ katanya.
Lebih jauh dia juga mengingatkan pihak sekolah untuk bisa memberikan solusi terhadap kendala yang dihadapi para calon siswa ataupun orangtua murid.
‘’Tidak semua daerah di Riau seperti SPMB di Pekanbaru dan Dumai, masih banyak dibeberapa daerah yang masih terkendala jaringan internet, sehingga orangtua atau anak langsung datang ke sekolah-sekolah yang dituju. Kita mengapresiasi, rata-rata setiap sekolah menyiapkan meja konsultasi untuk SPMB ini,’’ jelasnya lagi.
Dalam pada itu, Ersiman Yahya menyebut pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan stakeholder terkait untuk suksesnya SPMB 2026 ini.
‘’Sudah berkali-kali rapat persiapan kita lakukan. Baik yang melibatkan sekolah, lembaga-lembaga seperti BPMP, Dinas Sosial, Ombudsman dan DPRD Riau. Tujuannya tak lain, supaya tahapan yang sudah disusun bisa berjalan baik,’’ ujarnya.
Tidak hanya itu, Erisman juga menyebut KPK RI juga menyampaikan masukan dan perhatian supaya jajaran Disdik Riau menjaga diri dari tindakan korupsi, gratifikasi tidak terjadi di sekolah-sekolah saat SPMB berlangsung.
‘’Kita juga sudah membuat surat edaran kepada seluruh Kepsek SMA/SMK untuk memperhatikan dengan serius hal itu. Disdik Riau juga berterima kasih kepada Dewan Pendidikan Riau yang melakukan monitoring ke berbagai kabupaten dan kota se-Riau,’’ lanjutnya. (MNA/SP)








