Gratis dan Jadi Solusi, Dinas Pendidikan Riau Terus Sosialisasikan Program Afirmasi Sekolah Swasta
Suasana pelayanan di Sekretariat Program Afirmasi Sekolah Swasta di kantor Dinas Pendidikan Riau di Jl Cut Nyak Din Pekanbaru. (Dok Disdik Riau)
RIAU (DPPR) – Program Afirmasi Sekolah Swasta terus digaungkan Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Siswa yang tidak lulus SPMB 2025 di SMA dan SMK Negeri bisa memanfaatkan hal ini. Kuotanya pun banyak mencapai 3.527 orang.
Program ini merupakan tahun kedua yang dijalankan Pemprov Riau melalui Dinas Pendidikan Riau. Tidak tanggung-tanggung, Disdik Riau sudah mensosilisasikan dalam beberapa waktu belakangan ini kepada masyarakat luas.
Menurut data yang dihimpun dalam website SPMB Afirmasi Sekolah Swasta ini sudah terlihat pergerakan yang mendaftar secara online. Apalagi cukup banyak sekolah yang bekrjasama dengan Pemprov Riau.
Plt Kadis Pendidikan Riau H Erisman Yahya MH mengatakan pihaknya terus mensosialisaikan program ini. ‘’Ini sebagai bentuk komitmen Pemprov Riau dalam menyikapi kesempatan dan keadilan bagi anak Riau untuk melanjutkan pendidikan. Dengan Afirmasi Sekolah Swasta ini, tidak ada alasan lagi siswa yang tidak sekolah karena ketersediaan kursi. Sudah kita hitung dan mencukupi. Jadi ayo dimanfaatkan,’’ katanya.
Lebih jauh dia juga menguraikan program ini diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu. Pemprov Riau memberikan bantuan untuk bersekolah secara gratis. Cara untuk mendaftar juga tidak sulit, sebab masih menggunakan aplikasi yang sebelumnya digunakan untuk mendaftar sekolah negeri.
‘’Kita bahagia baru satu hari dimulai sudah banyak yang mendaftar. Kita berharap kuota yang disediakan 3.527 orang ini terisi penuh. Gubri Abdul Wahid sudah berkomitmen untuk program ini,’’ tambahnya.
Kesibukan di kantor Disdik Riau sudah terlihat sejak pagi. Warga saling berdatangan untuk melihat papa pengumuman. Ternyata banyak juga warga yang berharap bisa mengikuti program ini. Bahkan, ada yang baru mengetahui dan berkonsultasi di Sekretariat SPMB Afirmasi Sekolah Swasta. Apalagi , program ini bisa diikuti untuk jenjang SMA dan SMK se Provinsi Riau.
Mendaftar di sekolah yang dituju memnag harus memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan tempat tinggal. Berbekal surat keterangan ini maka data yang diinput akan diproses. Ada sebanyak 35 SMA Swasta dengan kuota 1.225 orang dan 54 SMK Swasta dengan kuota 2.303 orang.
Program ini ternyata mendapatkan dukungan dari berbagai pihak seperti Ombudsman, BPMP, Dewan Pendidikan Riau, Satgas Pantas dan beberapa lembaga terkait lainnya. Sebab menjadi solusi untuk keberlangsung sekolah anak-anak Riau.
‘’Jangan berkecil hati tak lulus di sekolah negeri. Solusi disiapkan. Tinggal pilih sekolah mana yang mau dituju. Ada 85 sekolah swasta yang bisa dipilih. Kami akan terus mensosialisasikan ini. Sekolah negeri yang sudah final menerima siswa, juga akan menyediakan informasi program ini,’’ sebut Erisman.
Edaran Dinas Pendidikan Riau ini menyebutkan total penerimaan sebanyak 1.225 siswa dari sejumlah SMA swasta yang bekerjasama, seperti 10 sekolah di Kota Pekanbaru, 3 sekolah di Dumai, 11 sekolah di Inhil, 4 sekolah di Kampar, 1 sekolah di Bengkalis, dan 2 sekolah di Siak.
Untuk SMK Total yang bisa diterima 2.302 siswa. Ini terdiri dari 36 sekolah Swasta Pekanbaru, 3 sekolah di Bengkalis, 6 sekolah di Dumai, 4 sekolah di Inhil, 1 sekolah di Meranti, 1 sekolah di Pelalawan 1 sekolah dan 3 sekolah di Rokan Hilir. (FSY/MNA)








