Banner Atas

Nasional

Skor Matematika TKA Tak Banyak Berubah, Pemerintah Soroti Metode Pembelajaran

Nasional Sabtu, 18 April 2026 - 10:09 WIB
Skor Matematika TKA Tak Banyak Berubah, Pemerintah Soroti Metode Pembelajaran

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mukti. (Dok Humas Mendikdasmen)

JAKARTA (DPPR) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mukti mengatakan, nilai Matematika Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP sederajat 2026 tidak jauh berbeda dengan nilai TKA siswa SMA sederajat tahun 2025.

Hal itu diungkapkan Mendikdasmen dalam acara Pencanangan Kolaborasi Multipihak untuk Penguatan Literasi dan Numerasi Nasional di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Sudah diketahui harusnya yang dua hari ini. Hasilnya tidak jauh-jauh beda dengan yang tes SMA. Matematikanya akan segitu,” katanya.

Masih Menjadi Momok

Melihat hasil ini, Menteri memahami bahwa masalah peningkatan kemampuan literasi dan numerasi masih menjadi masalah yang harus diselesaikan.

Menurut Menteri, selama ini Matematika masih menjadi momok bagi siswa. Oleh karena itu perlu adanya penanaman pemahaman bahwa matematika adalah pelajaran yang menyenangkan.

“Pendekatan belajar menjadi penting. Belajar, terutama mendasarkan kemampuan untuk membaca dan menulis,” ujarnya.

Ia menyoroti pentingnya pembelajaran dengan pendekatan yang tepat sesuai dengan usia anak. Menurut dia, anak-anak jangan langsung dibebankan dengan pembelajaran yang sulit. Apabila anak masih kecil, sebaiknya tetap mengajarkan numerasi namun dengan fokus pada kemampuan logika saja.

“Padahal masa-masa awal-awal itu yang penting ditekankan adalah logika-nya. Karena logika-nya sehingga (pembelajaran) hanya main-main saja,” ungkapnya.

Tidak Penentu Kelulusan

“Kesulitan yang mereka hadapi ketika belajar Matematika (jika pelajarannya langsung berat-berat) di masa awal itu akan terus terbawa,” jelas Menteri.

Sebelumnya diberitakan, Kemendikdasmen mengungkap nilai rerata mata pelajaran (mapel) Matematika di Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA sederajat 2025.

Menurut Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen Toni Toharudin, nilai rerata Matematika hanya di angka 36,10 dari skala 100,00 di seluruh Indonesia.

“Sementara ini rata-rata dari mata pelajaran wajib Bahasa Inggris, kita lihat rata-ratanya 24,9. Kemudian Matematika Wajib rata-ratanya 36,1,” kata Toni.

Kendati demikian, Toni menegaskan, nilai-nilai tersebut tidak dimaknai sebagai peringkat atau penentu kelulusan. Tetapi capaian untuk melihat kompetensi siswa.

Kemudian, hasil tersebut bisa dijadikan evaluasi baik untuk siswa ataupun sekolah dan pemerintah daerah.

“Data ini saya kira akan menjadi bahan evaluasi kebijakan. Kemudian penguatan pendampingan untuk seluruh satuan pendidikan, dan juga peningkatan kualitas pembelajaran ke depan,” ujarnya. (MNA/SP)

Muthia NA
Editor :FA Syam