Ikut Cek Kesehatan Gratis, Plt Gubri Minta Masyarakat Deteksi Penyakit Sejak Dini
Dikatakan SF Hariyanto, Pemprov Riau memastikan bahwa mekanisme untuk mendapatkan layanan CKG ini telah dirancang dengan sistem yang sangat praktis dan memotong birokrasi yang rumit. DISKOMINFOTIK RIAU/FS
RIAU (DPPR) – Sebagai bentuk mendukung program prioritas pemerintah pusat. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto bersama pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Ruang Rapat Melati, Kantor Gubernur Riau, Senin (20/7/2026).
Hal ini menjadi bentuk dukungan Pemprov Riau dalam menyukseskan agenda prioritas berskala nasional.
"Hari ini kita melakukan cek kesehatan gratis bersama pegawai. Ini adalah bentuk dukungan kita terhadap Asta Cita Presiden RI di Bidang Kesehatan," kata SF Hariyanto.
Dikatakan SF Hariyanto, Pemprov Riau memastikan bahwa mekanisme untuk mendapatkan layanan CKG ini telah dirancang dengan sistem yang sangat praktis dan memotong birokrasi yang rumit.
Warga Riau yang ingin memeriksa kondisi fisiknya tidak perlu khawatir mengenai biaya, sebab mereka cukup datang ke fasilitas kesehatan tingkat pertama dengan menunjukkan kartu identitas resmi.
"Masyarakat bisa datang langsung ke Puskesmas terdekat dengan membawa KTP atau KK. Ada 243 Puskesmas di Riau yang melayani ini," katanya.
Sementara itu, Kepala Diskes Provinsi Riau, Zulkifli menyebutkan, untuk CKG hari ini, pihaknya menyasar pada empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Riau.
"Cek Kesehatan Gratis hari ini kita laksanakan bersama bapak Plt Gubernur Riau dan beberapa OPD. Diantaranya Sekretariat Daerah (Setda), Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) UKM," katanya.
Kemudian, dikatakan Zulkifli, juga pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Perkebunan.
Zulkifli mengungkapkan selain untuk memeriahkan rangkaian Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau, CKG ini sekaligus mengejar target nasional 46 persen. Pasalnya hingga triwulan I 2026, capaian CKG Riau baru mencapai 18,5 persen.
Dirinya menegaskan, diperlukan langkah percepatan yang masif, dengan mengalihkan fokus sasaran strategis kepada kelompok usia produktif.
"Mengingat pentingnya kegiatan deteksi dini penyakit ini, kami memandang ini perlu mendapatkan dukungan dari seluruh pihak," pungkasnya. (MNA/MCR)








