Nezar Patria Lantik Keluarga Alumni UGM Riau, Prof Junaidi Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pakar
Pelantikan dilakukan Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Kagama, Nezar Patria, yang juga Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Sabtu (18/7/2026) di Pekanbaru. DOK KAGAMA RIAU/FS
PEKANBARU (DPPR) – Roda organisasi Pengurus Daerah (Pengda) Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Provinsi Riau berlanjut. Kepengurusan Masa Bakti 2026-2031 Dilantik Nezar Patria di Pekanbaru pada Sabtu (18/7/2026).
Ketua Pengurus Daerah Kagama Riau, Dr Arifudin menegaskan, kepemimpinan tidak diukur dari jabatan maupun popularitas. Melainkan dari kemampuan melayani dan menyatukan berbagai potensi yang dimiliki organisasi. Kepemimpinan harus mampu menghadirkan keteladanan dan manfaat bagi banyak orang.
"Bagi saya, kepemimpinan itu bukan tentang siapa yang paling tinggi jabatannya atau siapa yang paling banyak berbicara. Kepemimpinan adalah keberanian untuk melayani, kemampuan untuk menyatukan, keteladanan untuk dipercaya, serta konsistensi untuk menghadirkan manfaat," tegasnya.
Hal disampaikannya pada prosesi pelantikan Pengurus Daerah (Pengda) Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Provinsi Riau Masa Bakti 2026-2031 di Pekanbaru.
Dikatakannya juga, pelantikan bukan sekadar seremonial melainkan momentum untuk memperbarui komitmen pengabdian pengurus. Kepengurusan lima tahun ke depan harus menjadi ruang bagi lahirnya kerja nyata yang memberi manfaat luas.
"Hari ini, kita tidak hanya sekadar menyaksikan sebuah prosesi pelantikan. Lebih dari itu, kita sedang meneguhkan amanah, memperbarui semangat, dan memulai langkah bersama untuk lima tahun ke depan," terang Arifudin.
Arifudin juga menyoroti pentingnya menghasilkan dampak nyata melalui setiap program kerja yang dijalankan. Menurutnya, semangat yang kini diusung pemerintah mengenai pentingnya kebermanfaatan juga harus menjadi prinsip dasar organisasi alumni.
"Kalau sekarang, jargon atau tag dari Pemerintah Indonesia adalah berdampak. Kami di dunia akademis pun dituntut untuk berdampak. Bagaimana kita bisa memberikan dampak dan manfaat nyata bagi masyarakat," tuturnya.
Diingatkannya juga bahwa pelantikan merupakan awal dari tanggung jawab besar yang harus diwujudkan melalui kerja konkret. Ia yakin keberhasilan kepengurusan tidak akan diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, melainkan dari sejauh mana Kagama mampu membantu menyelesaikan persoalan masyarakat.
"Karena itu, pelantikan ini bukanlah sebuah kenaikan status atau ajang gagah-gagahan. Pelantikan ini adalah awal dari pertanggungjawaban. Setiap nama yang tertulis dalam struktur memikul tugas, setiap jabatan menuntut keteladanan, dan setiap program kerja harus berujung pada manfaat,” ujarnya.
“Masa bakti kita tidak akan dinilai dari seberapa banyak rapat yang kita gelar. Tetapi dari seberapa banyak persoalan masyarakat yang ikut kita selesaikan," pungkasnya.
Tanggung Jawab, Integritas, dan Dedikasi
Pelantikan dilakukan Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Kagama, Nezar Patria, yang juga Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi).
"Saya selaku Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Kagama, dengan ini secara resmi melantik Pengurus Daerah Kagama Provinsi Riau Masa Bakti 2026-2031. Saya percaya bahwa Saudara Saudari sekalian akan melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab, integritas dan dedikasi demi kemajuan Kagama, Universitas Gadjah Mada, serta masyarakat, bangsa, hingga negara Indonesia," ujarnya.
Dijelaskan, amanah yang diberikan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi. Menurutnya, kepengurusan baru memiliki tanggung jawab untuk membawa manfaat yang lebih besar bagi organisasi, almamater, hingga masyarakat luas.
Ia juga berharap seluruh pengurus senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas organisasi. Wamen Nezar menilai keberadaan Kagama harus terus berkembang menjadi organisasi alumni yang memberi manfaat nyata bagi almamater maupun pembangunan nasional.
"Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan, kekuatan, dan petunjuk-Nya kepada kita semua dalam mengembangkan organisasi Kagama agar semakin bermanfaat bagi almamater, masyarakat, bangsa, dan negara," jelas Nezar.
Asisten III: Jadi Mitra Strategis
Sementara itu, Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau, M Job Kurniawan menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Riau memandang Kagama sebagai mitra strategis dalam mendorong pembangunan daerah melalui pemikiran dan inovasi.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Riau dan segenap masyarakat Riau, kami mengucapkan selamat dan tahniah kepada seluruh Pengurus Daerah Kagama Riau yang hari ini resmi dilantik. Amanah yang saudara-saudari emban hari ini bukan sekadar melanjutkan estafet kepengurusan organisasi tetapi ini adalah tentang meneruskan tradisi pengabdian yang telah menjadi jati diri luhur keluarga alumni Universitas Gadjah Mada," kata Asisten III M Job Kurniawan.
Ia optimistis kepengurusan baru mampu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menghadirkan berbagai program yang berdampak bagi masyarakat. Menurutnya, sinergi antara organisasi alumni dan pemerintah akan menjadi modal penting dalam mempercepat kemajuan Provinsi Riau.
"Kami yakin Kagama Riau akan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam melahirkan gagasan, inovasi, dan kolaborasi bagi kemajuan Provinsi Riau. Selamat kepada Pengurus Daerah Kagama Riau yang baru dilantik mari bersama-sama mengabdi untuk daerah dan bangsa," ajaknya.
Dalam pada itu, saat pelantikan ini, Prof Junaidi SH Mhum, PhD juga dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pakar Kagama Riau. Dia menyebut lembaga ini haruslah bisa memberikan kemajuan organisasi. Selain itu, juga bisa pula memberikan dampak positif dalam menciptakan SDM Riau yang unggul.
‘’Ini akan jadi momentum kerjasama yang baik bagi Pemprov Riau. Tidak itu saja, semoga organisasi ini bisa juga memberikan semangat bagi putra-putri Riau untuk bisa melanjutkan pendidikan ke UGM. Ini akan jadi motivasi para lulusan SMA sederajat di Riau,’’ sebut Prof Junaidi yang juga Ketua Dewan Pendidikan Riau ini. (MNA/SP)








