Siswa, Guru dan Orangtua Galang Donasi Bencana di SMAN 1 Lirik Inhu
Donasi yang terkumpul disalurkan melalui Yayasan Kartika Peduli Kemanusiaan bekerja sama dengan Persatuan Pengemudi Ambulans Indonesia (PPAI). (Foto Istimewa)
INHU (DPPR) - Rasa senasib sepenanggungan terhadap korban musibah, kembali ditunjukan satuan pendidikan. Kepedulian terhadap bencana banjir dan tanah longsor dilakukan SMAN 1 Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Sekolah ini menggalang donasi dari siswa, guru, dan orang tua untuk membantu warga terdampak bencana di Sumatera Barat.
Donasi yang terkumpul disalurkan melalui Yayasan Kartika Peduli Kemanusiaan bekerja sama dengan Persatuan Pengemudi Ambulans Indonesia (PPAI).
Bantuan diterima langsung Ketua Yayasan Kartika Peduli, Bayu Kartika, yang menjemputnya ke SMAN 1 Lirik beberapa hari lalu.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala SMAN 1 Lirik Abdi Mulia bersama pengurus OSIS. Selanjutnya, bantuan langsung dibawa menggunakan kendaraan yayasan untuk didistribusikan ke daerah terdampak.
"Donasi ini dikumpulkan oleh siswa melalui OSIS, dengan dukungan guru dan orang tua. Kami ingin menanamkan kepedulian sosial sejak dini kepada para siswa," kata Abdi Mulia.
Abdi menjelaskan, bantuan yang disalurkan berupa beras sekitar 120 kilogram, gula 100 kilogram, minyak goreng sekitar 60 liter, mie instan enam dus, serta perlengkapan kebutuhan lain seperti popok, deterjen, roti, dan pakaian layak pakai.
Menurutnya, seluruh bantuan tersebut telah disalurkan oleh Yayasan Kartika Peduli bersama PPAI ke Nagari Guguk Malalo, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
"Alhamdulillah bantuan sudah sampai ke masyarakat yang membutuhkan. Semoga bermanfaat dan menjadi pembelajaran berharga bagi siswa agar selalu memiliki jiwa empati dan kepedulian sosial," ujarnya. (MNA/SP)








