Banner Atas

Provinsi Riau

Dewan Pendidikan Riau Monitoring Pelaksanaan SPMB 2025 di Kabupaten Rokan Hulu

Daerah Sabtu, 05 Juli 2025 - 15:52 WIB
Dewan Pendidikan Riau Monitoring Pelaksanaan SPMB 2025 di Kabupaten Rokan Hulu

Tim Dewandik Riau yang terdiri dari Aiden Yusti dan Fithriady Syam saat melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) di SMAN 1 Kabun. . (Dok Dewandik Riau)

RIAU (DPPR) – Guna melihat pelaksanaaan SPMB 2025 diberbagai wilayah, Dewan Pendidikan (Dewandik) Provinsi Riau, kembali mengunjungi berbagai daerah. Tidak hanya sekolah yang ada di ibu kota kabupaten/kota, tapi juga menjangkau daerah-daerah penyangga yang menjadi simpul-simpul pertumbuhan penduduk. Di Kabupaten Rokan Hulu, Tim Dewandik Riau yang terdiri dari Aiden Yusti SPd MSi dan H Fithriady Syam SSi melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) di SMAN 1 Kabun dan SMKN 1 Tandun.

Dalam kegiatan ini Dewandik memastikan SPMB 2025 pelaksanaan Juknis sudah berjalan secara baik. Meski demikian juga mengakomodir jika ada kendala yang bisa menjadi perbaikan Dinas Pendidikan Riau di tahun mendatang.

‘’Secara umum kita dapati Juknis SPMB bisa dipahami panitia di setiap daerah. Di Rokan Hulu ini yang menjadi kendala sepertinya aplikasi yang sering logout karena jaringan internet dan listrik yang masih bermasalah. Namun ini bisa diatasi, sebab kebanyakan siswa bisa datang ke sekolah,’’ kata Fithriady Syam disela kunjungan di SMAN 1 Kabun.

Pemantaua di sekolah ini, kuota yang ditetapkan antara lain Jalur Domisili (30%) sebanyak 54 siswa, Jalur Prestasi (35%) sebanyak 63 siswa, Jalur Afirmasi (30%) sebanyak 54 orang, dan Jalur Mutasi (5%) sebanyak 9 siswa.

Setelah melakukan tahapan SPMB ternyata yang baru mendaftar dan memenuhi kuota 156 orang. Di samping itu ada 19 orang yang masih belum mendaftar ulang. Proyeksinya akan menerima 5 lokal siswa untuk TA 2025/2026. Guru dan lokal di sekolah ini juga cukup memadai dan mencapai 57 orang.

‘’Kami akan tuntaskan hingga batas akhir daftar ulang. Sebab daerah ini dekat dengan perkebunan, sehingga mungkin masih ada calon siswa yang belum sempat mendaftar ulang. Kami juga menghubungi melalui kontak yang digunakan sewaktu mendaftar,’’ kata Kepsek SMAN 1 Kabun Rosilah SPd MM.

Lebih jauh, dia menjelaskan bahwa hingga kini nyaris tidak ada kendala dalam pelaksanaan SPMB 2025. ‘’Kami melihat ada penambahan sekolah-sekolah baru di sekitar daerah ini. Semoga kita bisa saling bersaing dan meningkatkan mutu pendidikan. Ada sekitar delapan SMP, MTs dan Pesantren, sehingga kami masih berpelung menerima siswa untuk melanjutkan pendidikan,’’ tambahnya.

Begitu pula saat mengunjungi SMKN 1 Tandun. Tim Dewan melihat proyeksi dan realisasi siswa yang mendaftar. Selain itu, juga mengakomodir soal kendala yang selama ini dirasakan.

‘’Kami berencana menerima 324 siswa atau sebanyak sembilan kelas di SPMB 2025. Dari jumlah itu pendaftar yang banyak melebihi kuota ada pada jurusan otomotif dan pemasaran. Hingga hari ini masih ada sebanyak 13 orang yang belum mendaftar ulang untuk mencukupi kuota yang tersedia. Kami, juga akan memberikan pemahaman bagi siswa yang kemarin itu mendaftar belum diterima pada jurusan mereka pilih, untuk diberikan peluang pada jurusan lainnya,’’ kata Desrizal salah seorang panitia saat ditemui Dewandik Riau.

Menariknya di  SMKN 1 Tandun ini, pihak sekolah memberikan edukasi bagi calon siswa untuk jurusan yang mereka pilih. ‘Hal ini dilakukan guna memberikan semangat untuk belajar serta memotivasi mereka jika nanti sudah selesai. Termasuk peluang-peluang kerja atau melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi,’’ tambahnya.

Anggota Dewandik Aiden Yusti dalam kunjungna ini memberikan penegasan kepada sekolah untuk berupaya maksimal mencapai target kuota yang diproyeksikan.

‘’Jangan sampai ada anak yang putus sekolah. Jika perlu jemput bola. Saat ini Pemprov Riau juga menyediakan Afirmasi Sekolah Swasta. Jadi banyak peluang yang bisa dimanfaatkan. Asal mau sekolah, ada bangku yang disediakan pemerintah,’’ ujarnya.

Lebih jauh, dia juga berharap masing-masing sekolah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan. Apalagi menurut data yang ada, prestasi terbaik siswa SMKN se-Riau tahun 2025 ini adalah salah satu siswi yang berasal dari Rokan Hulu.

‘’Ini membuktikan anak daerah juga bisa berprestasi nasional. Kita bangga dengan pencapaian itu,’’ tambah alumni FKIP Unri ini. (FSY/MNA)

 

Muthia NA
Editor :FA Syam