Banner Atas

Nasional

SMP dan SMA, Kemensos Sudah Operasikan Tiga Sekolah Rakyat di Riau

Nasional Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:45 WIB
SMP dan SMA, Kemensos Sudah Operasikan Tiga Sekolah Rakyat di Riau

Program sekolah rakyat ini secara khusus ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang selama ini sulit mengakses pendidikan bermutu. (Dok Diskominfotik Riau)

RIAU (DPPR) - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) saat ini sudah mengoperasikan tiga sekolah rakyat di Provinsi Riau. Ketiga sekolah rakyat tersebut dua di antaranya berada di Kota Pekanbaru dan satu berada di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Riau Zulfadli mengatakan, sekolah rakyat yang sudah beroperasi di Riau saat ini untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). 

"Saat ini di Riau sudah ada tiga sekolah rakyat. Dua ada di Pekanbaru dan satu di Rohil, semuanya sudah mulai beroperasi tahun 2025 lalu. Sekolah rakyat ini menerapkan sistem asrama," kata Zulfadli beberapa hari lalu.

Zulfadli menjelaskan, tiga sekolah rakyat yang sudah beroperasi di Riau terdapat 225 jumlah siswa. Yang terdiri dari 100 siswa di sekolah rakyat yang ada di Rumbai Pekanbaru, 50 siswa sekolah rakyat di asrama Haji Pekanbaru dan 75 siswa sekolah rakyat di Rohil.

"Jado total siswa sekolah rakyat di Provinsi Riau saat ini ada 225 orang. Yang terbanyak memang berada di Pekanbaru," sebutnya.

Program sekolah rakyat ini secara khusus ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang selama ini sulit mengakses pendidikan bermutu. Proses seleksi pun dilakukan secara ketat dan transparan, dengan verifikasi langsung oleh tim Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial.

"Dengan kehadiran sekolah ini, Pemerintah berkomitmen memperluas akses pendidikan gratis dan berkualitas, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak Riau yang tertinggal karena alasan ekonomi. Melalui sekolah rakyat, kita buka pintu masa depan yang lebih baik," terangnya. 

Untuk tahun ini, Pemerintah Pusat menargetkan akan mengoperasikan satu sekolah rakyat lagi di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Jika tiga sekolah rakyat sebelumnya memanfaatkan bangunan lama, untuk di Kuansing akan dibangun sekolah baru.

"Insyaallah awal tahun ini akan dibangun sekolah rakyat di Kuansing. Pembangunan menggunakan anggaran dari APBN, targetnya akhir tahun 2026 sudah akan dioperasikan," katanya. (MNA/SP)

Muthia NA
Editor :Fithriady Syam