Banner Atas

Pekanbaru

DPRD Pekanbaru Dalami Polemik Sekolah Tahfiz Al-Fatih, Fokus Verifikasi Izin dan Analisis Teknis

Metropolis Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:02 WIB
DPRD Pekanbaru Dalami Polemik Sekolah Tahfiz Al-Fatih, Fokus Verifikasi Izin dan Analisis Teknis

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Tekad Abidin. (Dok Diskominfotik Pekanbaru)

PEKANBARU (DPPR) – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Tekad Abidin menegaskan, langkah utama yang saat ini dilakukan DPRD terkait polemik Sekolah Tahfiz Al-Fatih Pekanbaru adalah mengumpulkan dan memverifikasi seluruh dokumen serta analisis yang berkaitan dengan operasional sekolah tersebut.

“Yang jelas pertama kita mau cek semua analisis-analisis yang ada, seperti analisa dampak lingkungan, analisa lalu lintas, apakah ini sudah sesuai atau belum dengan peraturan menteri soal pendidikan dan bangunan,” kata Tekad, usai melakukan kunjungan lapangan ke Sekolah Tahfiz Al-Fatih Pekanbaru, Jumat (30/1/2026).

Ia menjelaskan, kunjungan yang dilakukan DPRD bersama sejumlah OPD merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak telah duduk bersama, mulai dari masyarakat, yayasan, DPRD, hingga OPD terkait seperti DPMPTSP, Dinas Perkim, dan Dinas PUPR, Dinas Pendidikan dan Satpol PP.

Ia menyebut, karena masih keterbatasan data, DPRD belum bisa menyimpulkan apa pun.

“Karena hari ini kita masih keterbatasan data, kita tidak bisa mengambil kesimpulan apa pun. Makanya kita harus collect data dulu. Yang jelas kita dengarkan aspirasi masyarakat, kita dengarkan juga aspirasi yayasan, dan kita lihat aturan-aturan yang berlaku di negara kita,” ujarnya.

Menurutnya, semua persoalan harus dikembalikan pada aturan yang berlaku, baik undang-undang, peraturan menteri, maupun peraturan daerah.

“Tadi yayasan sepakat, masyarakat juga sepakat, dalam seminggu ini kita akan collect aturan-aturannya, izin-izin yang dimiliki sekolah, dan akan di cross-check oleh pemerintah, bersama OPD terkait,” jelasnya.

Setelah seluruh dokumen dan analisis dikumpulkan serta diverifikasi, DPRD akan menggelar rapat lanjutan di DPRD Kota Pekanbaru untuk membahasnya bersama.

Ia juga menyinggung adanya keraguan masyarakat terhadap kekuatan bangunan. Menurutnya, hal tersebut harus dijawab melalui uji independen.

“Kalau ada keraguan soal kekuatan bangunan, tentu itu harus dijawab dengan hasil uji independen. Kalau ini semua sudah clear, semestinya tidak ada keraguan lagi. Kalau memang ada masalah, tentu pasti ada solusinya,” tegasnya.

Tekad menambahkan, sekolah tersebut saat ini telah menampung kurang lebih 1.200 siswa, dari jenjang TK sampai SMA, sehingga setiap langkah yang diambil harus berdasarkan data yang valid dan sesuai aturan.

“Sekolah ini sudah menampung kurang lebih 1.200 siswa, tentu itu juga harus kita pikirkan. Tapi tetap, semuanya harus sesuai dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya. (MNA/SP)

Muthia NA
Editor :FA Syam