Banner Atas

Bengkalis

Pantau Ujian Akhir dan Pembangunan 8 RKB, Dewan Pendidikan Riau Kunker ke SMAN 9 Mandau

Daerah Rabu, 15 April 2026 - 17:39 WIB
Pantau Ujian Akhir dan Pembangunan 8 RKB, Dewan Pendidikan Riau Kunker ke SMAN 9 Mandau

Anggota Dewandik Riau Drs H Syamsuardi MPd bersama Kepsek Kander Nasution MPd.I dan beberapa pengawas melihat pelaksanaan Ujian Akhir di SMAN 9 Mandau, Bengkalis Senin (13/4/2026) HUMAS DEWANDIK RIAU/FSY

BENGKALIS (DPPR) – Dalam upaya menjalankan pengawasan sesuai fungsinya, Dewan Pendidikan (Dewandik) Provinsi Riau melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke SMAM 9 Mandau, Kabupaten Bengkalis, Senin (13/4/2026) lalu.

Anggota Dewandik Riau Drs H Syamsuardi MPd diterima langsung Kepsek Kander Nasution MPd.I. Beberapa agenda kunker di sekolah ini antara lain memantau pengelolaan program sekolah, pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) siswa Kelas 12 dan melihat secara langsung pembangunan gedung ruang kelas baru (RKB) yang dibangun dengan anggaran 2025.

‘’Kita ingin lihat secara langsung pelaksanaan Ujian Akhir di sekolah ini. Jika ada kendala akan menjadi evaluasi Dewandik Riau. Setelah melihat penataan kelas-kelas yang dijadikan ruang ujian dan berdikusi dengan pengawas, kita tidak menemukan kendala. Ujian akhir ini sangat penting, karena akan menentukan masa depan anak-anak. Semoga mereka bisa mengikuti dengan seksama dan mendapatkan hasil yang maksimal,’’ katanya.

Lebih jauh, dia menyebut sesuatu yang membahagiakan saat kunker ini adalah telah selesainya pembangunan 8 ruang kelas baru, sehingga menjadikan sekolah ini lebih maksimal dalam proses belajar dan mengajar.

‘’Kita senang sekali. Sejak Januari 2026 lalu, SMAN 9 Mandau telah bisa belajar dengan sistem full day. Artinya semua siswa sudah bisa masuk pagi hari. Padahal sebelumnya, sudah 11 tahun belajar dengan sistem double shift atau pagi sore. Kita mengapresiasi Pemprov Riau dan jajaran Disdik Riau yang berupaya optimal, sehingga kondisi ini bisa dicapai,’’ lanjut Syamsuardi yang juga mantan Kepsek SMA Cendana Rumbai ini.

Selain memantau kondisi ini, Dewandik Riau juga melakukan diskusi dengan para guru dan Kepsek tentang program sekolah yang kini dijalankan. Ini dipandang perlu, sebab akan menjadi acuan untuk suatu sekolah bisa berkembang maksimal.

Menurut Kepsek Kander Nasution, pihak tengah mengiatkan Gerakan Seribu Jari. Tujuannya menciptakan sekolah indah dan bersih.

‘’Dengan gerakan 1.000 jari ini semua warga sekolah, baik Kepsek, guru, tenaga administrasi, dan siswa harus peduli dengan kebersihan dan keindahan sekolah. Ringan tangan mengutip sampah yang berserakan,’’ ujarnya.

Lebih jauh, dia juga menyebut bahwa kini tengah fokus untuk membangun secara lengkap sarana ibadah. Guna siswa lebih maksimal dalam ibadahnya.

‘’Sejak dua tahun menjadi Kepsek di SMAN 9 Mandau ini, kami telah berhasil membangun masjid dua lantai dengan dana bersumber dari bantuan orang tua dan masyarakat. Saya jadikan ini sebagai sebuah keinginan kuat yang harus terwujud. Berusaha maksimal mencari dana. Sebab pendidikan spritual anak sehari-hari sangat perlu dan mendesak,’’ lanjutnya lagi. (FSY/MNA)

Muthia NA
Editor :Fithriady Syam