Banner Atas

Pekanbaru

Pembangunan 6 Ruang Kelas Baru SMAN 17 Pekanbaru Digesa, Dewandik Tinjau Fasilitas Sekolah

Metropolis Jumat, 24 Oktober 2025 - 09:36 WIB
Pembangunan 6 Ruang Kelas Baru SMAN 17 Pekanbaru Digesa, Dewandik Tinjau Fasilitas Sekolah

Anggota Dewandik H Khaidir Akmalmas melihat realiasi pembangunan SMAN 17 Pekanbaru dan melihat fasilitas di Jalan Fajar Ujung Pekanbaru ini. (Dok Dewandik Riau)

PEKANBARU (DPPR) – Guna melihat perkembangan terkini disalah satu sekolah yang baru berdiri beberapa tahun belakangan ini, Dewan Pendidikan (Dewandik) Riau anjangsana ke SMAN 17 Pekanbaru, Kamis (23/10/2025). Selain meninjau pembangunan enam Ruang Kelas Baru (RKB), Anggota Dewandik H Khaidir Akmalmas juga berkesempatan melihat fasilitas-fasilitas sekolah yang berada di Jalan Fajar Ujung Pekanbaru.

Pembangunan 6 RKB ini bersumber dari Dana APBD 2025 (Dana Alokasi Umum) memang sedang dikebut, sebab dipandang sangat mendesak bagi kebutuhan belajar siswa SMAN 17 Pekanbaru ini.

‘’Kita melihat pembangunan ini digesa untuk selesai tepat waktu yaitu 25 Desember 2025 mendatang. Namun kita sudah mengingatkan jangan ada sfeksifikasi yang tidak sesuai ketentuan. Jangan mau cepat-cepat, nanti muncul masalah dikemudian hari. Walau kita rasakan ini memang mendesak, sebab ruang kelas yang ada sudah tidak cukup lagi bagi siswa untuk belajar,’’ kata Khaidir Akmalmas.

Jika melihat kondisi yang ada di lapangan, pembangunan fisik baru berjalan sekitar 20 persen, dan bangunan yang direncanakan untuk enam kelas, memang tidak bertingkat.

‘’Target selesai 25 Desember 2025. Kini kami pekerjakan 25 tukang untuk mengejar target itu. Siang malam ini dikerjakan,’’ sebut Rio Kepala Tukang saat ditanyai rencana ke depan.

Saat ini, aktifitas belajar di SMAN 17 terdiri dari 13 Rombongan Belajar (Rombel), sementara itu jumlah ruang kelas yang ada hanya 10 kelas. Akibatnya beberapa siswa terpaksa digabung dalam belajar. Kekurangan RKB itu sementara membuat adanya rombel gabungan. Kelas 10 (4 Kelas menjadi 2 Kelas) dan Kelas 11 (2 Kelas menjadi 1 Kelas).

Selain melihat pembangunan itu, Dewandik juga melihat kondisi fasilitas sekolah yang msih banyak kekurangan. Di SMAN 17 Pekanbaru ini memang belum ada ruang Laboratorium IPA, Ruang Labor TIK, Mushala, UKS, Perpustakaan.

Kepsek SMAN 17 Pekanbaru Dra Elmida berharap, setelah tuntas bangunan untuk siswa belajar ini nantinya, dia berharap bisa mendapatkan fasilitas lainnya.

‘’Sebagai sekolah baru, kami memang berharap banyak untuk bisa melengkapi sarana dan prasarana sekolah seperti laboratorium IPA, TIK, perpustakaan, mushala, UKS. Selain itu, juga sarana seperti pagar sekolah untuk pengamanan dan jalan menuju sekolah yang bisa layak untuk dilalui,’’ katanya

Meski demikian, sekolah ini juga berupaya mengoptimalkan pembelajaran mata pelajaran Budaya Melayu Riau (BMR) dengan melakukan praktek-praktek seni.

‘’Dengan kondisi yang ada, kini kami sudah memiliki sanggar sekolah dengan nama Marwah Puan. Memang masih dibutuhkan alat-alat musik, tari dan puisi. Jika ada bantuan peralatan musik, kami yakin siswa akan lebih bisa maksimal. Misalnya pengembangan seni marawis, gambus, darbuka, alat musik hadroh,’’ kata guru Adek salah seorang BMR. (FSY)

 

Muthia NA
Editor :FA Syam