SMAN 19 Pekanbaru Terima Penghargaan, Tanami Keliling Sekolah Pohon Wujud Peduli Lingkungan
Penghargaan ini diberikan atas dedikasi kepedulian partisipasi aktif dalam mendukung serta melaksanakan kegiatan green activist go to school yang bertujuan menumbuhkan kesadaran dan aksi nyata pelestarian lingkungan hidup demi masa depan yang berkelanjutan. DOK SMAN 19 PKU/FS
PEKANBARU (DPPR) – Atas sebuah inovasi di lingkungan sekolah. Komunitas Barisan Tampar Marsipagodangan (BTM) memberikan sertifikat penghargaan atau apresiasi kepada Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 19 Pekanbaru sebagai salah satu sekolah yang peduli terhadap lingkungan.
Penghargaan ini diberikan atas dedikasi kepedulian partisipasi aktif dalam mendukung serta melaksanakan kegiatan green activist go to school yang bertujuan menumbuhkan kesadaran dan aksi nyata pelestarian lingkungan hidup demi masa depan yang berkelanjutan.
Ketua Yayasan BTM, Muhammad Rustam, S.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk mendorong gerakan penghijauan sekaligus membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Menurutnya, kondisi lingkungan di Provinsi Riau yang masih menghadapi persoalan kebakaran hutan dan lahan menjadi salah satu alasan Yayasan BTM aktif menggalakkan penanaman kembali.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menjadi penggerak dan pelopor agar kesadaran serta kepedulian terhadap lingkungan kembali tumbuh di tengah masyarakat," ujar Rustam.
Dalam aksi di SMAN 19 Pekanbaru, Yayasan BTM membagikan sejumlah bibit pohon, di antaranya jarak, kelengkeng, dan matoa, untuk ditanam dan dirawat di lingkungan sekolah.
Rustam menegaskan, gerakan penghijauan tersebut tidak berhenti di SMAN 19 Pekanbaru. Yayasan BTM berencana melanjutkan kegiatan serupa ke sekolah-sekolah lainnya serta ruang terbuka hijau.
"Gerakan ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi bagaimana mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan," tutup Rustam didampingi Wakil Ketua Amri Taufiq SH, MH, dan Sekretaris Ego Prayogo SE, SPd.
Sementara itu, Kepala SMAN 19 Pekanbaru, Agusmir, MPd, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan BTM yang telah berkontribusi menyediakan bibit pohon untuk ditanam di lingkungan sekolah.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berdampak terhadap kelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk memahami pentingnya menjaga alam.
"Kegiatan ini menjadi motivasi sekaligus proses pembelajaran bagi anak-anak kita untuk mencintai lingkungan sekitar," ujar Agusmir.
Ia menambahkan, keberadaan pepohonan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan, terutama dalam menghasilkan udara yang lebih bersih dan sehat. Selain itu, pohon juga dapat memberikan manfaat lain melalui buah yang dihasilkan.
"Kami berharap kolaborasi dalam penghijauan seperti ini dapat terus dilakukan sehingga lingkungan sekolah semakin asri sekaligus membentuk generasi yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan," jelas Kepala SMAN 19 Pekanbaru. (MNA/SP)








