100 Kepsek SMA, SMK, dan SMP Negeri dan Swasta se-Rokan Hilir Dapatkan Bimtek Revitalisasi Sekolah
Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM Anggota Komisi X DPR RI dan Kemendisdakmen memberikan cendera mata kepada Ketua Dewandik Riau Prof Dr Junaidi, SS, M.Hum, PhD disela Bimtek revitalisasi sekolah di Rokan Hilir. HUMAS DEWANDIK RIAU/FS
ROKAN HILIR (DPPR) - Program revitalisasi satuan pendidikan yang disetujui Kemendikdasmen RI terus bergulir. Pemprov Riau memberikan perhatian yang optimal. Begitu juga Dewan Pendidikan (Dewandik) Provinsi Riau. Betapa tidak, dana revitalisasi yang berasal dari pemerintah pusat atau APBN ini menjadi salah satu solusi dalam memajukan infrastruktur sekolah, di tengah keterbatasan anggaran APBD Riau.
Guna memberikan pemahaman yang terperinci, sebanyak 100 Kepala Sekolah SMA, SMK dan SMP Negeri dan Swasta mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) di Aula Hotel Bit Ujung Tanjung, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Jumat 4 September 2026 lalu.
Tampil sebagai keynote speaker Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM ( Anggota Komisi X DPR RI), Pembicara dari Kemendikdasmen, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau (H Erisman Yahya, MH), Ketua Dewandik Riau (Prof Dr Junaidi, SS, M.Hum, PhD).
‘’Bimtek ini kita anggap penting karena menyangkut pelaksanaan di lapangan. Jangan sampai ada permasalahan di kemudian hari. Apalagi program revitalisasi satuan pendidikan ini bahagian upaya mendukung sarana dan prasarana sekolah,’’ kata Prof Junaidi.
Lebih jauh, dia juga menyebut revitalisasi ini sebagai wujud keadilan dan pemerataan oleh pemerintah dan perlu pelaksanaan yang akuntabel.
Dalam penyampaian materinya di acara itu, dia lebih banyak memberikan masukan kepada satuan pendidikan yang menerima dana revitalisasi ini. Bahkan, dia berharap banyak kepada pihak sekolah untuk sungguh-sungguh dalam menjalankan program tersebut.
‘’Kepala sekolah adalah titik kunci yang menghubungkan kebutuhan nyata, proses pengusulan, tata kelola pembangunan, dan mutu layanan. Data sekolah harus siap dan jujur. Akurasi data, kelengkapan bukti, kesiapan lahan, dan konsitensi dokumen harus menjadi perhatian yang serius,’’ lanjut Prof Junaidi yang juga Rektor Unilak ini.
Diketahui, banyak sekolah di Riau mendapatkan alokasi dari pemerintah pusat. Dewandik Riau terus memberikan perhatian yang luas dalam pelaksanaan di lapangan.
‘’Mendapatkan revitalisasi adalah kesempatan, Pelaksanaanya harus dengan amanah dan tanggungjawab. Jangan hanya membangun sekolah, bangunlah masa depan anak-anak melalui sekolah yang layak,’’ sebut Prof Junaidi kepada media disela-sela kegiatan itu. (MNA/SP)








