Banner Atas

Jakarta

11.100 Siswa Daftar Parlemen Remaja 2026 yang Ditaja DPR RI

Nasional Sabtu, 03 Oktober 2026 - 17:04 WIB
11.100 Siswa Daftar Parlemen Remaja 2026 yang Ditaja DPR RI

Anggota Komisi I DPR RI, Andina Thresia Narang, mengatakan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan anak muda mulai melihat politik sebagai sesuatu yang perlu dipahami, bukan dijauhi. HUMAS DPR RI/FS

JAKARTA (DPPR) – Sesuatu yang mengembirakan. Minat generasi muda Indonesia untuk mempelajari politik dan mekanisme kerja parlemen dinilai semakin tinggi. Hal itu terlihat dari 11.100 siswa yang mendaftar program Parlemen Remaja 2026.

Anggota Komisi I DPR RI, Andina Thresia Narang, mengatakan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan anak muda mulai melihat politik sebagai sesuatu yang perlu dipahami, bukan dijauhi.

Dari 11.100 pendaftar tersebut, hanya 200 siswa yang dinyatakan lolos seleksi untuk mengikuti program Parlemen Remaja 2026.

"Saya sangat bangga dengan generasi muda yang ikut dalam Parlemen Remaja ini. Pertanyaannya luar biasa dan mereka sangat mengerti apa yang mereka tanyakan," ujar Andina.

Menurut Andina, para peserta yang berasal dari siswa kelas X hingga XII SMA/sederajat juga menunjukkan keberanian dan kemampuan berpikir kritis saat membahas berbagai persoalan politik dan ketatanegaraan.

Ia menilai pengalaman mengikuti Parlemen Remaja yang ditaja DPR RI ini menjadi kesempatan penting bagi generasi muda untuk mengenal demokrasi dan memahami kerja parlemen secara langsung.

"Ini membuktikan bahwa generasi muda kita antusias terhadap politik. Bukan lagi tidak peduli, tetapi mereka sangat ingin belajar bagaimana mekanisme di dalam DPR," tegas politisi NasDem tersebut.

Andina mengatakan ketertarikan peserta tidak hanya terlihat dari materi dasar mengenai parlemen. Saat mengikuti agenda pada Rabu (30/9/2026), para siswa juga aktif menggali proses teknis pembahasan di DPR, termasuk mekanisme kerja Panitia Kerja (Panja).

"Mereka ingin tahu bagaimana situasi dan proses di dalam Panja itu seperti apa. Ini adalah hal yang sangat baik untuk membimbing generasi muda kita agar peduli, melek politik, dan berempati terhadap keadaan Indonesia," katanya.

Karena itu, Andina berharap program Parlemen Remaja terus diperkuat dan diperluas sehingga semakin banyak siswa dari berbagai daerah mendapat kesempatan mengikuti program tersebut.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat membentuk generasi muda yang kritis, tangguh, dan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai demokrasi serta kehidupan bernegara.

"Saya berharap generasi muda kita tumbuh menjadi generasi yang tangguh, kuat, dan hebat," ujarnya. (MNA/SP).

Muthia NA
Editor :Fithriady Syam