Banner Atas

Pekanbaru

Dikunjungi Dewandik Riau, SMKN 2 Pekanbaru Nyatakan Siap Gelar SPMB 2025

Metropolis Rabu, 18 Juni 2025 - 17:24 WIB
Dikunjungi Dewandik Riau, SMKN 2 Pekanbaru Nyatakan Siap Gelar SPMB 2025

SMKN 2 Pekanbaru menyatakan siap untuk SPMB, Kepsek Peri Yusnadi saat menerima piagam sebagai Kepsek Pilihan dan Berprestasi 2025 dalam Anugerah Pendidikan Riau yang digelar beberapa waktu lalu. (Dok Dewandik Riau)

PEKANBARU (DPPR) – Jelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri tahun ajaran 2025/2026 di Provinsi Riau dimulai, beberapa sekolah menyatakan kesiapan melakukan hal itu. Ini disampaikan Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 2 Pekanbaru Peri Yusnadi, SPd MPd saat menerima kunjungan anggota Dewan Pendidikan (Dewandik) Provinsi Riau H Fithriady Syam, Selasa (17/6/2025).

Diketahui Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau dalam beberapa hari ini selalu mengingatkan para calon siswa SMA/SMK negeri di Riau untuk segera menyiapkan seluruh dokumen persyaratan yang dibutuhkan.

Dalam proyeksinya, SMKN 2 Pekanbaru akan menerima sebanyak 24 kelas, sekitar 800-an siswa dari berbagai daerah, dengan sistem yang sudah ditetapkan pemerintah. ‘’Prinsipnya kami siap melaksanakan SPMB 2025 ini, Kami juga sudah membentuk tim teknis, baik yang akan membantu kendala saat pendaftaran atau kelengkapan administrasi lainnya. Sistem online ini pasti akan ada kendala yang ditemui calon siswa. Kami siap membantu,’’ jelas Peri didampingi Raimon salah seorang Penitia Teknis SPMB di ruang kerjanya.

Lebih jauh dia menjelaskan, dari 17 paket keahlian yang ada di SMKN 2 ini, yang terbanyak adalah untuk jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) atau otomotif. ‘’Ini memang keunggulan kami sejak lama. Berbagai siswa asal daerah di Pekanbaru masuk ke jurusan ini. Kami terima empat kelas tahun ini,’’ lanjutnya.

Dalam pada itu, persiapan Disdik Riau juga sudah terlihat menjelasn 21 Juni mendatang. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Provinsi Riau, H Erisman Yahya MH mengingatkan siswa dan orangtua untuk bersiap diri.

"Kami mengimbau kepada seluruh siswa yang akan mendaftar, persiapkan segala sesuatunya dari sekarang. Mungkin fotokopi ijazah yang sudah dilegalisir, pas foto, dan dokumen lain yang diperlukan dilengkapi lebih awal. Jadi ketika hari H tanggal 21 tiba, tidak ada lagi persoalan dan siswa sudah bisa langsung mendaftar ke jenjang SMA maupun SMK," kata Erisman.

Erisman mengatakan, proses pra-pendaftaran SPMB akan dibuka mulai 21 hingga 24 Juni 2025. Pada tahap ini, calon peserta didik bisa mengaktivasi akun, menginput data pribadi, serta mengunggah dokumen yang dibutuhkan secara daring.

Setelah itu, proses pendaftaran dan pemilihan sekolah akan berlangsung dari tanggal 24 sampai 29 Juni, bersamaan dengan proses verifikasi data oleh sekolah yang dijadwalkan selesai pada 30 Juni.

Seleksi dan rekonsiliasi hasil pendaftaran akan dilakukan pada 1 Juli, dan pengumuman hasil penetapan murid baru untuk SMA dan SMK Negeri akan diumumkan pada 2 Juli pukul 10.00 WIB.

Senada dengan itu, anggota Dewandik Fithriady Syam menyebut meskipun ada sedikit perubahan aturan terkait PSBM ini, tapi secara umum beberapa sekolah yang dikunjungi Dewandik sudah menyatakan kesiapan. ‘’Berkaca pada tahun lalu, penerimaan murid baru di Pekanbaru memang memiliki dinamika tersendiri. Menjadi perhatian banyak pihak seperti Ombudsman, Dewandik dan berbagai lembaga lainnya. Jika regulasi yang ada dijalankan secara baik, maka akan mengeliminasi kecurangan. Apalagi komitmen bersama sudah dilakukan dalam bentuk Pakta Integritas yang dilakukan Pemprov Riau dengan berbagai lembaga terkait,’’ katanya.

Dia mensinyalir, masalah yang akan muncul setelah pengumuman. Sebab banyak pihak yang mencari peluang dan memanfaatkan untuk memasukan di luar koridor yang ada. ‘’Ada segelintir orang yang mencoba untuk memaksakan kehendak untuk bisa masuk ke sekolah tertentu,’’ sebutnya mencontohkan. (MNA/FSY).

 

Muthia NA
Editor :FA Syam